Anggana, 12 Januari 2026 – Gerakan Etam Mengaji rutin dilaksanakan sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca Al-Qur’an di lingkungan masyarakat dan aparatur pemerintahan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat keimanan serta membangun karakter yang berakhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pelaksanaan yang berkesinambungan, Gerakan Etam Mengaji mendorong setiap individu untuk meluangkan waktu membaca dan memahami Al-Qur’an, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di lingkungan pendidikan. Kebiasaan ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih religius, tenang, dan penuh keberkahan.
Dengan adanya Gerakan Etam Mengaji, diharapkan terbentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Semangat mengaji menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis, beriman, dan berdaya saing.
