ANGGANA – Semangat kebangsaan membara di Ruang Rapat Kantor Camat Anggana pada Rabu (1/4/2026). Puluhan pelajar terpilih dari berbagai SMA di Kecamatan Anggana berkumpul bukan untuk sekadar baris-berbaris, melainkan untuk membuktikan kedalaman pemahaman mereka terhadap dasar negara melalui Uji Kompetensi Pengetahuan Ideologi Pancasila (PIP).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara ini merupakan gerbang pertama bagi para calon Paskibraka. Fokusnya jelas: memastikan bahwa mereka yang kelak membawa sang saka merah putih bukan hanya memiliki fisik yang tangguh, tetapi juga memiliki “ruh” Pancasila yang kuat dalam pemikiran mereka.



Antusiasme dan Disiplin Tinggi Sepanjang hari, suasana ruang ujian tampak hening namun penuh konsentrasi. Para peserta terlihat antusias sekaligus serius menyerap dan menjawab setiap materi ujian. Bagi mereka, menjadi bagian dari Paskibraka adalah kebanggaan besar, dan ujian PIP ini adalah pembuktian awal dedikasi mereka kepada bangsa.
Tantangan Berikutnya: Tes Intelegensia Umum Perjuangan tidak berhenti di sini. Seleksi ini menggunakan sistem gugur yang ketat. Bagi peserta yang dinyatakan lolos pada uji PIP, mereka akan langsung dihadapkan pada tantangan berikutnya, yaitu Tes Intelegensia Umum (TIU) yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (2/4/2026).
Melalui rangkaian seleksi yang komprehensif ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berharap dapat menjaring putra-putri terbaik dari Anggana. Harapannya, mereka tidak hanya piawai dalam formasi barisan di lapangan, tetapi juga mampu menjadi duta ideologi kebangsaan yang cerdas dan berintegritas di tengah masyarakat.
Pesan Kunci:
- PIP: Menguji kemantapan ideologi.
- TIU: Menguji ketajaman berpikir dan logika.
- Output: Paskibraka yang tangguh secara fisik, cerdas secara intelektual, dan setia pada Pancasila.
